Kasih Sayang Seorang Ibu

Views:
Video Information
video

Entah Kenapa hari ni aku teringat akan emak..rs rindu yang teramat sgt..mgkin kerana slma 6 bln aku terlantar sakit dia mngambil berat akan aku..knpa skrg aku baru mnyedari..?Ibu bgaimana sekiranya suatu hari nnti engkau pergi meninggalkan aku.. oh tuhan beri ku kekuatan untuk menempuh hari-hari mendatang dan engkau ampunilah dosa kedua ibu bapa ku..


"Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia" [Al Israa' , ayat 23 ] 
 "Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil."
 [Al Israa' , ayat 24 ] 

Saat kau berumur 1 tahun, dia menyuap dan memandikanmu.
Sebagai balasannya, kau menangis sepanjang malam.

Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan.
Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu.

Saat kau berumur 3 tahun, dia memasakkan semua makananmu dengan kasih sayang.
Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai.

Saat kau berumur 4 tahun, dia memberimu pensil berwarna.
Sebagai balasannya, kau coret-coret dinding rumah dan meja makan.

Saat kau berumur 5 tahun, dia membelikanmu pakaian-pakaian yang mahal dan indah.
Sebagai balasannya, kau memakainya untuk bermain di kubang lumpur dekat rumah.

Saat kau berumur 6 tahun, dia menghantarmu pergi ke sekolah.
Sebagai balasannya, kau berteriak."NAK BALIKK!!"

Saat kau berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola.
Sebagai balasannya, kau lemparkan bola ke jendela.

Saat kau berumur 8 tahun, dia memberimu ais krim.
Sebagai balasannya, kau tumpahkan hingga mengotori seluruh bajumu.

Saat kau berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus bahasamu.
Sebagai balasannya, kau sering gagal dan sama sekali tidak pernah cemerlang.

Saat kau berumur 12 tahun, dia melarangmu untuk melihat acara TV khusus orang dewasa.
Sebagai balasannya, kau tunggu sampai dia di keluar rumah.

Saat kau berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut, karena sudah waktunya.
Sebagai balasannya, kau katakan dia tidak tahu trend skrg.

Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu.
Sebagai balasannya, kau kunci pintu bilikmu.

Saat kau berumur 17 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus Spm.
Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.

Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan menghantarmu ke kampus pada hari pertama.
Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.

Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, "ke mana seharian hari ni?"
Sebagai balasannya, kau jawab,"Ah Ibu kenapa sibuk, semua ingin tahu!"

Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk di masa depan.
Sebagai balasannya, kau katakan,"Aku tidak ingin seperti Ibu."

Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi.
Sebagai balasannya, kau tanya dia boleh kau pergi melancong..

Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencananya di masa depan.
Sebagai balasannya, kau mengeluh,"Aduuh, kenapa ibu ni?"

Saat kau berumur 25 tahun, dia mambantumu membiayai penikahanmu.
Sebagai balasannya, kau berpindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.

Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasihat bagaimana merawat bayimu. Sebagai balasannya, kau katakan padanya,"ibu, sekarang ni sudah canggih dengan pakar perubatan!"

Saat kau berumur 40 tahun, dia menelefon untuk memberitahukan pesta ulang tahun salah seorang kerabat.
Sebagai balasannya, kau jawab,"Ibu, saya sibuk sekali, tak ada masa."

Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit sehingga memerlukan rawatan.
Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua yang menumpang tinggal di rumah anak-anaknya.

Dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang. Dan tiba-tiba kau teringat semua yang belum pernah kau lakukan, karena mereka datang menghentam HATI mu bagaikan palu godam.



Hargailah Kedua Ibu bapa Kita sementara mereka belum menutup mata buat selama-lamanya..
Filed Under:
Similar Videos

Jana Pendapatan,Tanpa Modal

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...